Selamat tanggal 20 pada bulan Mei untuk kita yang dulu. Karena kita yang sekarang sudah tidak sesemangat dulu pada setiap tanggal itu. 


*Tapi aku selalu menunggu tanggal 20. Aku selalu semangat dan merasa takjub bahwa kita masih bisa bersama sampai di tanggal tersebut. 


Kita sudah sibuk dengan urusan masing-masing. Semakin tua, tanggung jawab bertambah dan soal asmara menjadi nomor kesekian. Mendekati tidak penting.


Tapi aku tetap menganggapmu penting. Cinta kita penting. 


Keinginanku sederhana, kalau aku patah hati semoga kamu juga patah hati. Kalau hatiku terluka semoga hatimu juga terluka. Pun sebaliknya.


Bagaimana cara menilai keseriusan seseorang? Kita terlihat hanya seperti main-main. 


Jangan pernah menjadi hujan untuk mereka yang berlari meneduh. Jangan menjadi bodoh untuk mereka yang tidak mencintaimu.


Sudah tidur saja! Tidak akan ada ucapan, “Selamat tanggal 20 Sayang,” atau ucapan, “Video call yuk!” Karena kisah kita hanya tentang: Selamat  Pagi dan Selamat Malam Semoga Mimpi Indah!


Selamat tanggal 20, semoga kita tetap bersama sampai tanggal 20 yang berikutnya dan seterusnya!

Post a Comment

Previous Post Next Post