Pak aku merasa bersalah. Sekarang aku ingin menangis😭 Aku menyebalkan di saat yang tidak tepat ya kan? Hari-harinya sudah berat, beban yang dipikulnya tidak ringan sepeninggalmu. Tapi aku malah berulah, membuatnya marah.

Ya sudah ya Pak mau bagaimana lagi? Jika memang sahur kemarin adalah pertemuan terakhir kami sebelum aku kembali ke Ternate besok, maka tidak apa-apa. Aku sendiri yang dengan ceroboh bilang malas bertemu dengannya.

Aku menyesal mengatakan bahwa aku malas bertemu dengannya. Tidak pernah aku malas bertemu dia. Mana bisa? Huhuhu.

Tapi kalimat ini selalu terngiang di kepalaku, “Jika kamu ingin tahu dia mencintaimu atau tidak, pergilah untuk sementara waktu. Jika dia mencarimu dan memintamu kembali maka kembalilah. Jika tidak maka pergilah untuk selamanya.”

Pak, aku sadar ngambek atau marah itu bukan sesuatu yang imut atau lucu. Itu menyebalkan dan memuakkan. Aku tidak sengaja melakukannya dan aku menyesal. Ingin minta maaf tapi dia pasti bilang kalau tidak ada yang salah. Ya sudah lah Pak, terlanjur basah.

Aku belum tau kapan akan ke Semarang lagi. Mungkin bulan Juni. Tapi mungkin juga hingga tahun ajaran baru atau ketika kuliah semester 9 ku dimulai. Aku janji akan mengerjakan skripsi. Aku janji. Aku akan bersungguh-sungguh. 

Take care Kakakku sayang💞

Setiap hari selalu berdoa untuk kebaikan dan kesuksesannya. Semoga ia panjang umur, sehat dan bisa menjalankan semua tugasnya atau urusannya dengan sebaik mungkin. 

Aku sadar diri semakin lama bukannya semakin bosan malah semakin bucin. Semakin mencintainya. Ah lebay😂 

Aku istirahat dulu yaa Pak, banyak hal yang harus diurus besok. Bulan depan kalau sudah kembali ke Semarang semoga bisa nyekar ke makam Bapak lagi. 

Post a Comment

Previous Post Next Post