Uang bukan segalanya, tapi hampir bisa dibilang segala hal perlu uang. Kita tidak bisa mengukur semua hal dengan materi, tapi tanpa materi hidup lebih sering tidak berarti. Ehh. 

Kaya itu letaknya bukan pada jumlah materi yang dimiliki, tapi bagaimana kemampuan diri untuk mensyukuri. Iya sepertinya begitu. Entahlah diskusi tentang hal ini akan panjang dan menghabiskan waktu lebih dari semalaman. 

Tapi inilah beberapa meme yang cocok dengan perasaanku saat ini.

1. Bukan Pengen Nikah Tapi Pengen Kaya!

Jumat (10/07/2020) ada pernikahan yang bikin heboh jagad maya. Pernikahan artis cantik Dinda Hauw sama Rey Mbayang. Aku sebenernya gak terlalu paham gimana kisah mereka. Sepertinya taarufan, cocok lalu menikah. Lamaran diadakan sehari sebelumnya. 

Status Whatsapp penuh sama temen-temen yang merasa pasangan itu begitu uwu. Iya lah uwu, kalau goodlooking sama goodfinancial udah jadi satu jelas uwu. Coba kalau sebaliknya, paling juga pada B aja ya kan Bu? Mereka pada pengen punya pernikahan seperti itu. Mereka halu pengen jadi Dinda Hauw. Dan apa yang terjadi padaku?

Seriusan, temen-temenku cewek pada pengen nikah tapi aku pengen kaya hahaha. Di kepalaku gak ada tuh bayangan pengen buruan nikah. Dulu aku pengen tapi sekarang udah gak. Aku bahkan iri sama mereka yang bisa membayangkan hal-hal uwu dalam pernikahan. Karena yang ada di kepalaku pernikahan itu penuh dengan ujian dan masalah, jadi aku takut. 

Mereka yang bilang pengen segera menikah muda untuk menyempurnakan separuh agama keren sekali. Katanya pengen menjalankan sunah Rasulullah dan ingin menjaga diri dari hal-hal keji. Wah pokoknya emang subhanallah sekali cita-cita mereka begitu mulia dan aku hanya bisa gigit roti. 

Kenapa aku pengen kaya? Karena aku gak tahu harus pengen apa, jadi orang yang bermanfaat? Wah betapa senangnya kalau jadi orang kaya yang bermanfaat. Pasti lebih banyak lagi yang bisa ditolong. Jangkauan kebermanfaatannya pun bisa lebih luas.

2. Minta Duit Ya Allah



Kadang kalau lagi bengong atau gabut doa yang paling sering dilangitkan adalah, "Ya Allah minta duit yang banyak". Mau punya duit supaya bisa check out semua barang di keranjang Shopee hahaha. 

3. Aku Cinta Kaya!


Kaya bukan hanya dari sisi keuangan tapi dari semua elemen kehidupan, asik. Hahaha. Sebenarnya aku bukan benci miskin tapi aku lebih senang dalam keadaan serba ada. Hahaha. 

Btw, benci miskin itu artinya tidak nyaman dengan keadaannya ya bukan berarti benci sama Tuhan. Siapa sih yang gak pengen hidup dalam kondisi yang berkecukupan tanpa kurang suatu apa pun? 

4. Banyak Tidur Tanda Kurang Uang!



Duh jangan-jangan aku yang suka banget tidur nih karena kurang duit hahaha. Aku suka banget tidur belakangan ini, kayak I don't know what should I do so sleeping is the best choice. Kayak lebih nyaman tidur. Harusnya kalau ga ada duit tuh kerja non bukannya malah tidur hahaha

Aku harus menemukan semangat baru supaya gak banyak tidur huhuhu. Aktivitas baru yang produktif untuk jangka pendek dan panjang. 

5. Wangi Uang Lebih Menggoda

Jujur aja bau uang emang lebih menyegarkan dari aroma teh hahaha. Aku suka banget bau uang baru, aromanya tuh nagih. Rasanya kayak pengen dapetin uang baru yang lebih banyak!

6. Aduh Kepalaku!


Aku mendadak pusing kalau bahas soal uang. Aku jadi sakit kepala kalau mikirin uangku yang terbuang sia-sia. Betapa borosnya aku huhuhu. 

Jantungku jadi kacau debarannya karena gak tahu ke mana larinya uang-uangku. Ngeluuu.

7. Uangku, Kamu di mana?

Tanda tanya besar ini uangku pada ke mana kok di dompet gak ada? Pada kabur yak? Sini pulang Nak, mama butuh kamuuu. 

Ketika di dompet tersisa satu lembar gambar Patimura (versi uang lama) aku mulai menanyakan keberadaan uang yang seharusnya aku miliki hihihi. 

8. Bukan Karena Laki-laki, Aku Berdebar Karena Uang!

Hahaha jantungku berdebar karena duit bukan karena cowok! Eh tapi boong. Dua duanya bisa bikin berdebar tapi berbeda rasa. Cowok sekarang juga bikin berdebar cuy, tiba-tiba dateng bilang sayang bikin jantungan eh besoknya pergi gitu aja kek tai hanyut di sungai. 

Btw, aku menganut paham tidak semua hal harus dipandang dengan kacamata uang tapi banyak hal di dunia ini yang memerlukan uang. Aku mungkin matrealistis--memandang semua dari nilai kebendaan atau dengan uang, tapi aku gak sepakat kalau kita memanfaatkan orang lain untuk morotin uangnya. 

Maksudku, aku realistis kalau banyak hal bahkan hampir semua tuh pakai uang tapi ketulusan tuh tetap yang utama. Jadi orang baik juga perlu uang kan? Kalau banyak uang sedekahnya bisa lebih banyak setiap harinya. 

Jangan lupa sedekah ya, buat ngisi tabungan di akhirat. Portofolio akhirat juga harus diperhatikan. Ngeliat porto saham yang minus bikin aku mikir keras, giman kondisi porto akhiratku sekarang? Andaikan bisa dilihat pasti kita manusia berbondong-bondong untuk nabung pahala secara rutin. Sok iye banget dah😂







Post a Comment

Previous Post Next Post