Aku takut kau bukan orang yang benar-benar baik. Bagaimana jika ternyata kau munafik. Aku rasa kita orang yang benci dihianati. Kita benci ditipu apalagi oleh teman dekat sendiri. 

Katakanlah aku mencintaimu, tapi tentu saja aku tak akan segan menghabisimu bila kutahu ternyata kau penipu. Kuyakin kau akan melakukan hal yang sama jika tahu kalau aku hanya memanfaatkanmu.

Aku khawatir telah jatuh hati kepada orang yang salah. Keraguanku meningkat tajam malam ini. Berhentilah berpura-pura. Jangan bersikap sok baik. Kau benar-benar telah mengecewakan hatiku jika ternyata kau hanya bersandiwara. 

Kau akan sadar berurusan dengan siapa saat waktunya tiba. Aku heran, mengapa ada orang yang tega menyakiti hati orang lain dengan bersandiwara?

Tuhan tidak bisakah aku yang mudah rapuh ini bertemu dengan seseorang yang benar-benar tulus mencintaiku? Ketulusan selalu penting bagiku. Aku ingin dia adalah orang yang tepat. Orang yang akan kucintai, kuhormati dan kujaga perasaannya.

Sepertinya kita sama-sama orang yang suka menyimpan rahasia. Tidak suka orang lain ikut campur dan tahu apa yang kira rasakan. 

By the way, aku berdoa jika kau orang yang tulus kepadaku semoga setiap langkamu dilindungi Tuhan dan melimpah keberkahan bagimu. Tapi jika ternyata sebaliknya, aku merasa kau berhak menanggung perihnya hidup di dunia selama-selamanya. Selama-lama lama lama lama lamanya sampai aku bisa memaafkanmu. Kau pun boleh mengutukku dengan sebaliknya. 

Aku mungkin harus mengingatkanmu sekali lagi, I'm not a good girl I'm a devil.

Gutnite.

Jangan mengecewakanku terlalu dalam agar kita sama-sama hidup selamat. 

Aku tidak bisa mempercayai siapa pun saat ini.

Post a Comment

Previous Post Next Post