vina ulkonita
vinaulkonita.com


Hai! Lama tidak menulis. Lama tidak menceritakan hal-hal sepele dalam hidupku. Kabarku baik, ya setidaknya meski belum menjadi manusia yang berguna aku tetap hidup dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

Tahun 2020, aku tidak bisa bilang ini tahun yang paling menyebalkan karena banyak hal-hal baik terjadi dalam hidupku. Keinginanku pada tahun ini ada yang terwujud, seperti aku ingin memiliki kekasih atau aku ingin Masku segera menikah. Yap tahun ini setidaknya dua keinginan itu terwujud. Meski beberapa keinginan lain sepertinya hanya akan menambah daftar panjang resolusi tahun 2021.

Kupikir setelah Masku menikah maka tak ada lagi permintaan agar aku menikah segera setelah lulus kuliah. Ternyata aku salah. Entah mendapat ide dari mana Ibun ingin aku segera menikah. Aku masih ingin menikmati masa-masa single seperti ini. Konsepsi tentang pernikahan yang belum bisa masuk ke dalam akalku hanya akan membuatku membantah semua nasihat Ibun. 

Aku memang takut menikah. Ya bagiku menikah adalah awal dan akhir. Awal dari kehidupan yang baru dan akhir dari kehidupan yang lama. Aku juga pusing mengapa menuliskan pernyataan tersebut.

Aku tahu mengapa aku harus menikah. Mengapa? Karena aku membutuhkan seorang teman yang bisa kupercaya. Seseorang yang bersedia menyediakan waktu, tenaga dan pikirannya untukku. Seseorang yang memiliki banyak peran dalam hidupku, sebagai seorang teman, partner bisnis, pasangan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan banyak peran lainnya. 

Untuk keinginanku yang besar dan banyak, aku butuh seseorang untuk membantu. Tidak mungkin aku merepotkan Ibun karena sudah saatnya beliau beristirahat dari lelahnya pekerjaan dunia. Aku membutuhkan seseorang yang muda, aktif dan enerjik untuk membantuku mewujudkan harapan dan impian. Aku pun akan menjadi sahabat untuk ia meraih apa yang menjadi cita-citanya. 

Jujur aku tidak berpikir menikah untuk menyempurnakan agama atau memiliki keturunan. Dalam pikiranku yang sangat dangkal aku hanya berpikir bahwa aku membutuhkan seseorang sebagai tangan kanan, sebagai teman yang tak pernah meninggalkan. Orang tersayang, orang kepercayaan yang tidak akan berhianat. 

Aku percaya cinta. Karena aku percaya maka aku menjaga kesakralan cinta agar tetap hidup sepanjang masa. Aku benci perpisahan. Aku budak cinta level maksimal. Tapi aku mempertanyakan cintaku kepada Tuhanku. Padahal jika kita masih mencintai seorang makhluk ciptaan Tuhan maka lebih dulu kita harus mencintai penciptanya. 

Akhir-akhir ini aku berpikir keras, kita yang sedang menjalani hubungan jarak jauh (long distance relationship) bisa bertemu dengan alasan apa? Apa yang bisa mempersatukan kita? Apa alasan yang bisa membuat kita terus bersama tanpa dibatasi ruang dan waktu. Satu alasan yang bisa membuatku berlama-lama menggenggam tanganmu, bergelayutan di lenganmu, rebah di pundakmu, apa? Apa yang memperbolehkan aku memelukmu tanpa dimarahi security taman kota? Pernikahan. 

Ya, jawabannya adalah pernikahan. Jika memang menikah bisa membuatku melakukan itu semua maka aku mau menikah denganmu. Jika menikah bisa membuat kita berdekatan dan tak perlu berjauhan maka aku bersedia kau menikahiku saat kau minta. 

Malam berpikir demikian, siang harinya aku sudah berubah pikiran. Rasa-rasanya tak akan semudah itu. Boleh tidak aku terima beres tanpa harus terlibat perdebatan bahwa kita boleh menikah atau tidak. Aku ingin terima beres "pokoknya" keluargamu dan keluargaku saling setuju lalu kita menikah. Aku bantu mengurus soal lainnya kecuali tentang restu. Aku selalu takut kita berpisah karena terhalang restu.

Jika di depan nanti ada perdebatan di dalam keluargamu apakah mau menerimaku atau tidak sebagai menantu lebih baik aku berhenti. Aku tidak mau lagi terlibat apa pun denganmu. Aku tidak ingin pernikahan kita malah menimbulkan perdebatan dan pertengkaran. Aku sudah melatih diri untuk ikhlas mulai sekarang. 

Aku ingin dua keluarga kita menjadi satu keluarga besar yang harmonis sudah itu saja. Jangan ada yang menyimpan amarah, uneg-uneg dan hal buruk lainnya. 

Aku malas membahas soal pernikahan. Selamat malam semoga mimpimu segera terwujud sebelum akhir tahun. Amin. 






Post a Comment

Previous Post Next Post