Kita hanya sedang saling menutupi perasaan masing-masing. Kita sangat berhati-hati menata hati. Kita begitu menjaga agar sebuah rasa yang entah namanya apa tersembunyi secara sempurna. 

Tunjuk satu bintang, akan kuingat dengan baik. Sehingga saat kulihat langit, aku tahu bintang mana yang harus kupandang. Aku tidak ingin menghitung bintang di angkasa, aku juga tidak ingin menghitung berapa banyak hari yang kita lewatkan berdua. Biar berjalan begitu saja. 

Bulan, pasang telingamu, lalu akan kubisikkan betapa aku tetap rindu kepadanya tak peduli dalam sehari bertemu berapa kali.
Kita. Harusnya aku berhenti menulis dan bicara tentang kita. Karena sebenarnya tak pernah ada “kita”. Kita hanya ada dalam imajinasi yang kubangun sendiri. Hanya ada aku dan perasaan sialan yang sering kali mengacaukan pikiran.  

Kita, hanyalah impianku belaka. Meski sering bersama, malangnya kau tak punya rasa yang sama. Tak peduli seberapa sering menemanimu meniti kehidupan, aku tak pernah menjadi seseorang yang kau idamkan. 

Bertepuk sebelah rasa memaksaku lebih banyak mencari kesibukan. Lelah karena beberapa pekerjaan tak semelelahkan menasehati diri sendiri untuk berhenti menyimpan sesuatu yang tak ingin kunamai. 

Aku tak bisa menjadi kayu yang tak sempat menyampaikan apa pun kepada api yang menjadikannya abu. Karena itu tak sederhana. Jadi sebelum awan benar-benar tiada karena hujan, aku akan memberikan beberapa isyarat.

Dengan isyarat paling bercanda, agar kau tak pernah tahu betapa seriusnya perasaanku.

Kau bukan candaan bagiku. Tapi apa yang meleleh di hati begitu lucu. Kau mungkin perlu tahu, tapi tak terlalu penting, jadi kukubur saja. Yang terpenting, aku adalah lilin dalam kotak birumu, kau bakar habis diriku lalu aku akan menjadi lilin lagi. Begitu seterusnya sampai kau tak lagi memerlukannya.

*Berhentilah menebak-nebak keaslian cerita. Terkadang kau hanya perlu membaca dan memastikan bahwa di dadamu bergejolak rasa yang entahlah berbeda atau sama. Setiap nyawa memiliki garis masing-masing. Dan kita, adalah hati yang mungkin bertemu di ujung garis nadir.

Post a Comment

Previous Post Next Post