Catatan tentang hujan tak selalu panjang. Terkadang begitu ringkas dan singkat. Lebih dari sekedar untuk mengingat sebuah momen dimana air langit menjatuhi bumi, catatan tentang hujan ini ku buat untuk mengabadikanmu.



Aku sudah rindu meski beberapa jam yang lalu kita bertemu. Harusnya ku katakan saja, "Hey bodoh aku rindu! Kau tidak merasakannya? Terlalu!"

Tapi aku tetaplah aku, seorang pecundang yang hanya berani memandang namun tak pernah berani bertandang ke hatimu. Aku tetaplah aku, seorang pengecut yang menyimpan perasaan dalam-dalam agar tak terbaca olehmu. Aku tetaplah aku! 

Jika ku katakan apa yang ku rasakan, banyak hal akan kacau. Jadi ku pendam saja, toh selama ini aku tetap bisa menghabiskan waktu denganmu, itu lebih dari cukup. Saat rasa di dada bergejolak, aku hampir saja meluapkannya, namun banjir seringkali berakibat buruk. Jadi ku tahan lagi perasaan ini.

Terkadang aku tak tahan, jika tak mengingat ini demi kebaikanmu, tentu cintaku kepadamu tak perlu jadi rahasia. Aku harus pergi untuk waktu yang tak bisa ku tentukan. Bisa sebulan, dua bulan, tiga bulan atau selama mungkin hingga perasaan ini dapat ku netralisir. 

Aku harus menjauh dari lingkaran setan. Menjauh dari hal-hal yang dekat denganmu. Secara fisik aku mungkin tak ada, namun kasih ini utuh meski tak sampai mengecup keningmu. 

Anjing-anjing di kandangmu begitu berisik. Tak bisa dibungkam dengan penjelasanku yang panjang lebar. Mereka hanya membuat suasana lebih bising dan akhirnya mempengaruhimu untuk meninggalkanku. Aku kalah telak bertahan diantara gonggongan hewan-hewan setiamu. Aku bukanlah apa-apa dibanding mereka. 

Pastikan kau baik-baik saja! Jangan melukai diri sendiri dengan standar kesuksesan dari orang lain. Kau harus memastikan tak ada yang membuatmu terluka, agar perjalananku mengikhlaskanmu tenang tanpa kekhawatiran. Ada atau tiadanya aku di hidupmu bukan masalah, jadi kau tak akan merasakan apapun. 

Kau harus bahagia, dengan siapapun itu. Tunggu kabar baik dariku, aku akan melangsungkan pernikahan, sebentar lagi. 

Post a Comment

Previous Post Next Post