Hatiku sakit setiap harus berpura-pura tidak peduli. Bimbang ketika logika menghendaki pergi namun hati ingin terus tinggal. Cinta mana yang paling tabah selain aku kepadamu. Ku tekan rasa yang sebenarnya terus bergejolak. Mataku tidak pernah menyiratkan ingin pergi dan berhenti, namun melihatmu yang tak pasti aku ciut tak bernyali. 
Vinaulkonita.com

Rindu yang terus menggebu kusimpan dalam kotak biru. Meski menyiksa saat ku sadari setiap harinya semakin penuh. Aku menunggu hari dimana keraguan hilang. Tidak ada lagi dugaan-dugaan ketakuatan. Berharap ada kepastian untuk rasa yang kau gantung. 

Sebenarnya yang gelap bukan malam dan yang dingin bukan udara. Tapi hatiku yang seketika beku  karena keputusan paling berat yang pernah aku buat. Menyudahi semua tanya. Tak lagi berharap bersama. Semoga bahagia dan segera temukan sesorang yang dengannya kau mampu menata masa depan. Karena sekuat apapun mencoba ternyata bukan denganku kau labuhkan seutuhnya jiwa. Tidak apa, yang ku tahu hal seperti itu tak bisa dipaksa.

Post a Comment

Previous Post Next Post